keutamaan menyantuni anak yatim

Dari Sahl bin Sa’ad ra. Rasulullah saw. bersabda: “Aku dan pengasuh anak yatim sedekat ini di surga,” sembari memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, dengan merenggangkan sedikit keduanya. (HR. Bukhari)

Ibn Baththal berkata: “Sungguh harus bagi siapa yang mendengar hadits ini untuk melaksanakannya; agar ia menjadi teman dekat Nabi saw. di surga nanti. Dan tidak ada tempat di akhirat, yang lebih mulia dari berada dekat dengan Nabi saw. di surga.”

Anak Yatim

Begitulah, kedudukan mulia bagi orang-orang yang bersedia meng-kafil anak yatim. Pertanyaannya, siapakah anak yatim itu,.. dan apa yang dimaksud dengan kafil (kafalah) mereka?

Ibnu Manzhur dalam Lisan al-Arab, menyebutkan bahwa arti dari anak yatim adalah anak saat ketiadaan/kehilangan atau ditinggal mati seorang ayah, hingga ia balig.

Imam Nawawi menjelaskan lebih detail terkait definisi hukum seorang anak yatim; “Status yatim sendiri selesai lantaran balig. Sebuah riwayat menyebut Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada keyatiman setelah balig”. Hadits ini menjadi dalil bagi Imam Syafi’i, Imam Malik, dan jumhur ulama yang berpendapat bahwa status yatim tidak selesai karena balig semata atau bertambahnya usia yatim. Tetapi sebuah kedewasaan dalam beragama maupun kematangan dalam mengelola harta harus tampak pada si yatim.”

Jadi, patokan dari yatim menurut Jumhur Ulama adalah sempurna kedewasaan (akal dan agama) dan kemampuannya mengelola harta. Namun menurut Imam Abu Hanifah, batasannya adalah usia 25 tahun, setelah itu maka harta milik yatim harus diserahkan.

Kafalah

Dr. Wajih al-Hasyimi mengatakan bahwa, maksud dari kafalah anak yatim adalah mengayomi/ memenuhi kebutuhan dan kebaikan-nya.

Dengan demikian maka kafalah diartikan sebagai mengasuh, bukan sekedar menyantuni sesekali. Meskipun pahala untuk menyantuni anak yatim juga besar, tapi sebenarnya maksud dalam hadits ini, tidak berhenti hanya dengan menyantuni.. tapi juga mengayomi mereka dan kebutuhannya hingga mereka dewasa dan mandiri.

Isyarat 2 Jari Nabi saw.

Apa yang beliau isyaratkan dengan dua jari tersebut, menunjukkan betapa penting dan mulianya bagi mereka yang dapat mengayomi dan memenuhi kebutuhan anak2 yatim. Sehingga ditunjukkan bahwa mereka itu akan bersama sedekat dua jari, dengan Rasulullah saw. di surga nanti.

Maksud dari 2 jari itu sendiri ada yang menyebut, cepatnya masuk surga.. yakni bersama Rasulullah saw., menjadi orang yang pertama2 masuk surga. Ada juga yang menyebut tentang ketinggian derajatnya nanti di surga, yakni bersama Rasulullah saw.

Namun bisa jadi, dua hal itulah yang akan didapat mereka yang mau mengasuh dan mengayomi anak yatim; yakni cepat masuk surga.. dan berada di derajat yang tinggi di sana..

Rumah YATAMA

Dua keutamaan itulah yang mendorong kami dari Quantum Zakat, ingin membuat sebuah program, di mana semua orang bisa mendapatkan hak-nya untuk dapat kemuliaan di surga bersama Rasulullah saw. dan secepatnya masuk ke dalamnya. Yakni dengan menjadi pengayom, atau kafil bagi anak-anak yatim.

Rumah YATAMA adalah singkatan dari Rumah YAtim TAhfiz MAndiri. Yakni sebuah rumah pemberdayaan bagi anak-anak yatim, agar kelak bisa menjadi seorang yang hafiz mulia.. dan juga mandiri secara ekonomi, sehingga dapat bermanfaat bagi orang lain dengan membuka banyak lapangan kerja..

Dengan kurikulum yang kami susun, insya Allah dalam waktu 2 tahun mereka akan menjadi seorang hafiz/ah.. dan selama 6 bulan akan kami bimbing menjadi seorang entrepreneur, insya Allah.

Alhamdulillah, saat ini sudah dibuka Rumah YATAMA yang pertama, di bawah bimbingan Ust. Nailunni’am, Lc (alumni Gontor dan Al Azhar Mesir) di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Bagi Anda yang ingin melakukan donasi barang (natura), bisa berkunjung langsung ke alamat: Jalan Pule no. 25 Rt. 08/04, Kel. Rambutan, Kec. Ciracas, Jakarta Timur.

Atau bisa juga melalui transfer bank ke:

BCA no. rek. 34200.48032 an. Nailunni’am atau

BNI Syariah no. 052.313.8865 an. Quantum Zakat

Atau ke halaman donasi kami di: Program Rumah YATAMA

Kebutuhan biaya bulanan saat ini adalah Rp. 3.000.000,- untuk 3 orang santri.

Semoga Allah swt. memberi kita semua kebaikan dan rahmat, dan keberkahan sebab menyayangi dan mengayomi anak-anak yatim. Amin99x